Nama Produk: Jeruk Keprok Shatang (Jeruk Keprok Gula / Shatangju)
Deskripsi:
Shatang Mandarin, juga dikenal sebagai Jeruk Keprok Gula atau Shatangju, adalah varietas jeruk keprok premium yang berasal dari Sihui dan Guangning di Provinsi Guangdong, Tiongkok. Dibudidayakan selama berabad-abad di wilayah tersebut, secara historis dikenal sebagai "Jeruk Oktober" (十月桔) atau "Jeruk Gula Batu" (冰糖桔) dan dirayakan sebagai "permata mahkota" dari jeruk Kanton. Nama buah ini berasal dari manis yang luar biasa – “Shatang” secara harfiah berarti “gula pasir,” dan menggigit Jeruk Keprok Shatang yang matang memberikan tepat seperti itu: rasa manis yang bersih, intens, seperti permen dengan hampir tanpa keasaman.
Jeruk Keprok yang Mendefinisikan Ulang Rasa Manis:
Ciri khas Jeruk Keprok Shatang adalah keseimbangan gula-asam yang luar biasa. Kandungan padatan terlarut mencapai 11%–14,4% Brix, dengan total gula sekitar 10,55% dan keasaman serendah 0,35% – rasio gula-asam yang sangat tinggi yang menghasilkan manis yang murni dan menyegarkan tanpa rasa asam. Daging buahnya renyah, berair, dan meleleh (化渣) , dengan tekstur halus yang meleleh tanpa usaha di mulut, tanpa meninggalkan residu. Buahnya tanpa biji atau hampir tanpa biji pada galur yang diperbaiki, dengan kurang dari 2 biji per buah, membuatnya sangat praktis untuk camilan.
Keindahan Visual & Sensori:
Buahnya bulat pipih dengan ciri khas bagian atas berbonggol dan ujung tangkai cekung. Kulitnya tipis (0,15–0,20 cm), kuning-oranye cerah hingga oranye-merah, dan sangat mudah dikupas – terlepas dari daging buahnya hampir tanpa usaha. Permukaannya ditutupi sel-sel minyak yang menonjol dan rapat yang memberinya tekstur khas "kulit ayam". Berat rata-rata buah adalah 45–86g, dengan tingkat bagian yang dapat dimakan sebesar 71%–74,4%.
Keunggulan Nutrisi:
Jeruk Keprok Shatang kaya akan Vitamin C, kalsium, serat pangan, glukosa, fruktosa, dan mineral trace. Dalam pengobatan tradisional Tiongkok, buah ini dihargai karena meregulasi qi, mengatasi dahak, melembapkan paru-paru, dan melancarkan pencernaan. Kulit, daging, albedo, dan bijinya semuanya digunakan dalam pengobatan tradisional. Kandungan hesperidin dan rutin pada buah ini mendukung kesehatan pembuluh darah serta membantu mencegah hipertensi dan arteriosklerosis.
Keunggulan Komersial Utama:
Manis Luar Biasa – 11–14,4% Brix dengan hanya 0,35% keasaman, menghasilkan rasa manis murni seperti permen
Kemudahan Tanpa Biji – Varietas unggul mengandung kurang dari 2 biji per buah
Mudah Dikupas – Kulit tipis dan renyah terlepas dengan mudah dari daging buah
Umur Simpan yang Diperpanjang – Buah tahan lama dan secara historis telah diekspor ke Asia Tenggara serta Hong Kong/Makau
Pengakuan Pasar yang Kuat – Varietas tradisional yang dicintai dengan loyalitas konsumen dan ekuitas merek yang kuat, terutama untuk buah dari wilayah Sihui dan Guangning
Hasil Tinggi – Pohon mulai berbuah pada tahun ke-3, dengan produksi penuh pada tahun ke-5, menghasilkan 100–150 jin per pohon (hingga 350–400 jin di kebun berproduktivitas tinggi)
Wilayah Penanaman:
Berasal dari Sihui dan Guangning, Provinsi Guangdong, Jeruk Shatang kini dibudidayakan secara luas di seluruh Tiongkok selatan, termasuk Guangxi, Yunnan, dan wilayah subtropis lainnya. Wilayah Sihui terkenal karena menghasilkan buah dengan kualitas terbaik, terutama dari Kota Huangtian, yang secara luas dianggap sebagai tempat kelahiran autentik Jeruk Keprok Shatang premium.
Catatan Budidaya:
Iklim: Membutuhkan suhu rata-rata tahunan 18–23°C dan suhu musim dingin tidak turun di bawah -5°C
Batang bawah: Jeruk trifoliate direkomendasikan untuk ketahanan terhadap stres yang kuat, berbuah awal, dan hasil yang stabil
Kepadatan Tanam: 3,0m × 2,5m dalam penanaman lahan kering, atau sistem baris sempit jarak lebar untuk memperpanjang periode produktif
Manajemen Kunci: Fokus pada aplikasi giberelin (GA₃) untuk pembentukan buah, pengeratan batang untuk retensi buah, dan pengendalian ketat terhadap Huanglongbing (penyakit citrus greening) , yang membuat varietas ini sangat rentan terhadapnya
Pemupukan: Aplikasikan 2.000 kg pupuk organik terurai + 50 kg kalsium-magnesium fosfat per mu sebelum tanam; gunakan aplikasi yang sering dan ringan untuk pohon muda serta pemupukan berbasis organik untuk pohon dewasa
Pengelolaan Hama: Pantau untuk antraknosa, penyakit kanker, tungau laba-laba merah, dan pengorok daun; gunakan pengendalian fisik dan biologis (perangkap lengket kuning, umpan feromon) untuk meminimalkan input kimia
Musim Panen:
Akhir Oktober hingga pertengahan Desember (bervariasi menurut wilayah dan galur). Varietas tradisional matang pada akhir Oktober hingga awal November, sedangkan buah dari daerah produksi utara seperti Qingyuan Fogang mencapai kematangan pada pertengahan Desember. Galur matang lambat seperti Hua Wan Seedless Shatangju memperpanjang musim hingga akhir Januari hingga awal Februari. Jeruk keprok musim gugur-musim dingin premium yang menangkap puncak musim konsumsi jeruk, menghadirkan rasa manis yang tak tertandingi dan kemudahan untuk penjualan pasar segar, hadiah hari raya, dan logistik e-commerce.